Selasa, 13 November 2012

KOMERING TRADISI NINGKUK MUDA MUDI


salah satu tradisi masyarakat KOMERING yakni tradisi lama yang barangkali sekarang sudah mulai pudar. Yakni tradisi Ningkuk dikalangan pemuda dan pemudi. Ningkuk ini merupakan salah satu acara pertemuan pemuda pemudi sahabat kedua calon mempelai yang akan naik ke pelaminan dan sarana untuk menyampaikan ungkapan cinta maupun perasaan sayang diantara pemuda dan pemudi komering.

Di satu lokasi yang disediakan terdapat sekelompok pemuda berhadapan dengan sekelompok pemudi. Lalu ada semacam acara saling kirim surat atau pantun. Sambil mengisi waktu, beredar selendang diiringi tarian dan nyanyian. Pada saat musik atau nyanyian berhenti selendang yang diedarkan ikut berhenti, dan ada semacam hukuman menari bersama bagi atau memecahkan balon yang telah diisi tulisan hukuman yang harus dijalani bagi pemuda dan pemudi yang saat itu memegang selendang.

tradisi Ningkuk ini di era tahun 1970-1980-an masih sangat digemari para pemuda dan pemudi. Biasanya tradisi Ningkuk ini dilaksanakan sebelum esoknya diadakan upacara Pernikahan.

Tradisi Ningkuk ini sering kali dapat menimbulkan keributan, apabila teman dekat sigadis merasa cemburu waktu gadisnya banyak yang naksir, oleh karena itu pada waktu acara Ningkuk sering di jaga ketat oleh orang tua, karena zaman dulu rumah panggung, maka acara ningkok di dalam rumah dipantau oleh orang tua dari bawah rumahnya, apabila mulai ada keributan akan segera ke atas dengan mengusir si biang keributan dari tempat Ningkuknya.

banyak pemuda pemudi komering yang mendapatkan jodohnya dari adanya tradisi acara ningkuk tersebut :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar